STAKN Manado

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

Berita Natal dalam Tiga Masa

Berita Natal dalam Tiga Masa

(Sebuah Refleksi Iman Terhadap Perayaan Natal)

Oleh : Agus M.Marpaung,M.Mis.,M.PdK

 

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan  Desember 2016, maka seperti biasanya seluruh umat Kristen di seluruh dunia akan memasuki musim perayaan Natal. Musim yang diwarnai dengan  kegiatan aksi pencarian dana untuk perayaan Natal, Latihan Persiapan Natal, hiasan-hiasan Natal, hadiah Natal dengan sinterklasnya dan lain sebagainya. Karena banyaknya acara yang diselenggarakan maka banyak orang-orang mengambil kesempatan ini, dimana sebelumnya mereka tidak pernah mau datang ke gereja tetapi di bulan Desember mereka rajin menghadiri berbagai acara Perayaan Natal tetapi ternyata bukan untuk menikmati berkat Tuhan dalam ibadah tersebut tetapi  menantikan Makanan yang disediakan oleh Panitia.

Hal ini adalah sebagian kecil dari penyimpangan yang terjadi di musim Natal. Perayaan Natal saat ini banyak yang bahkan jauh dari berita Natal yang sebenarnya ada dalam Firman Tuhan. Saat ini perayaan natal lebih cenderung pada hal-hal jasmani yang kelihatan daripada hal-hal yang rohani seperti pesta pora yang menghabiskan dana yang cukup besar, topik yang banyak dibicarakan  sudah lebih banyak tentang pohon Natal, kue natal, pakaian baru dan lain sebagainya

Oleh sebab itulah pada saat ini kita akan merenungkan berita natal yang sebenarnya. Kita akan kembali kepada kebenaran Alkitab yang telah Tuhan nyatakan. Berita yang telah Tuhan nyatakan dalam tiga masa yang berbeda, yang tidak pernah mengalami perubahan, Berita yang memiliki makna yang kekal yang memberikan pengharapan yang baru dalam kehidupan kita.

Adapun Berita natal dalam tiga masa tersebut adalah : Pertama, Yesaya 9 :6 mengatakan “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”  Ini adalah berita natal sebelum Tuhan Yesus lahir di dunia; Kurang lebih 700 tahun sebelum Tuhan Yesus lahir di dunia berita ini sudah disampaikan oleh Nabi Yesaya kepada bangsa Israel. Ini artinya bahwa  jauh hari sebelum Yesus lahir, Firman Tuhan  sudah mencatat bahwa tokoh sentral dalam Natal adalah Seorang “Putra” yang nantinya disebut namanya Yesus. Hal ini perlu ditekankan karena saat ini tokoh sentral dalam Natal sudah mulai menyimpang kepada tokoh lain.Tokoh yang tidak ada kaitannya dengan Firman Tuhan. Mungkin selama ini kita tidak mempedulikan hal ini, kita tidak sadar bahwa sebenarnya kita sedang menduakan Allah. Dan kita sedang mendidik generasi kita sesuatu yang tidak memiliki dasar yang kuat dan tidak berdasarkan Firman Tuhan. Maka seiring berjalannya waktu bagaimanakah kepercayaan generasi kita di masa yang akan datang kepada Tuhan Yesus? Akankah  mereka masih tetap meyakini bahwa Tuhan Yesus melebihi dari segalanya?  Semuanya kembali kepada keputusan kita saat ini, akankah kita meneruskan budaya yang tidak alkitabiah ini, kalau tidak, mari kembali kepada Berita Natal yang sebenarnya, Allah menanti kita untuk memuliakan NamaNya saja. Tidak ada tokoh yang lain selain diriNya yang berkuasa atas segalanya.

Kedua, Lukas 2:11,”Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” Ini adalah Berita Natal di saat Kelahiran Tuhan Yesus. Malaikat mengatakan bahwa ini adalah “kabar Kesukaan” bagi seluruh dunia. Istilah lain “Kabar Kesukaan” adalah kabar Baik atau Injil. Yang terutama dalam berita ini adalah bahwa saat KelahiranNya, Yesus sudah dengan jelas sekali dinyatakan sebagai JURUSELAMAT. Jadi tugas utamanya adalah tukang menyelamatkan. Dalam berita ini Malaikat tidak menyatakan Yesus lahir sebagai Juru sembuh, Juru Hibur, Juru Mujizat, dan lain sebagainya. Walaupun Yesus bisa melakukan semuanya itu dalam pelayananNya dimana Ia juga menghibur, dan menyembuhkan penyakit., tetapi itu semua hanyalah sarana untuk menyatakan bahwa Yesus adalah Juruselamat. Jadi kalau konsep kita selama ini melihat Yesus hanya dari segi Kuasa kesembuhan dan mujizat yang Dia lakukan, mari kembali kepada tujuan sebenarnya kedatangan Yesus ke dunia. Ia datang untuk menyelamatkan kita, Kita yang seharusnya mendapatkan maut karena dosa kita, tetapi karena wujud kasihNya yang begitu nyata ”Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” Ia datang dengan kesederhanaan  bukan di kota yang terkenal dan tempat mewah juga bukan dengan sambutan dengan pesta pora tetapi di kota Betlehem yang terkecil di Yehuda dan di kandang domba  yang tidak layak bagi seorang bayi serta disambut oleh para gembala. Ia rela menjalani ini semua untuk kita. Karena dosa yang kita miliki, kita tidak mampu lagi untuk menyelamatkan diri kita. Apapun tidak ada yang bisa membayar dosa kita. Tuhan Yesus melakukan apa yang tidak bisa kita lakukan. Ia tidak mau kita dihukum di lautan api karena dosa kita. Ia mau agar kita diselamatkan dari hukuman itu dan mendapatkan kehidupan yang kekal di surga. Tuhan Yesus membayar semua dosa kita di kayu salib dengan darahNya yang mahal.

Ketiga, II Korintus 6:2, sebab Allah berfirman: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau." Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.. Ini adalah Berita Natal setelah kelahiran Tuhan Yesus. Di saat Tuhan Yesus sudah di surga, Rasul Paulus dengan gigih mengabarkan Kabar  Kesukaan ke semua kota yang dikunjunginya. Paulus memberitakan tantangan kepada kita yang hidup pada masa kini, dimana bagi orang yang belum pernah meyakini bahwa Yesus adalah JuruselamatNya secara pribadi, ”Hari ini adalah Hari PenyelamatanMu...” Waktu Yesus Lahir Malaikat juga mengatakan, ”Hari ini.....”.dan semuanya terjadi saat itu. Allah tidak menunggu hari esok untuk menyelamatkan kita. Oleh sebab itu jangan tunggu hari esok.  Mari kita terima Yesus sebagai Juruselamat kita secara pribadi saat ini. Kita akui bahwa kita tidak mampu untuk menyelamatkan diri kita dengan apapun baik dengan harta maupun perbuatan baik. Semuanya telah Tuhan kerjakan mulai dari kelahiran sampai pengorbanan di kayu salib. Keselamatan merupakan Anugerah Allah bagi kita. Itu adalah pemberian Allah secara cuma-cuma, bukan karena perbuatan kita. Kita bisa menerimanya dengan Iman kita.Percaya bahwa dosa yang dihapuskanNya di kayu salib juga termasuk dosa kita. Dengan demikian maka Janji akan mendapatkan hidup kekal di surga sudah menjadi jaminan kekal yang pasti akan kita terima kelak.

Suatu kesukaan yang luar bisa bila kita mengerti akan berita Natal ini. Kita bisa melihat Karya Tuhan yang luar biasa yang tidak padam oleh rentang waktu yang cukup panjang. Ini semua karena Berita Natal mengandung makna yang kekal. Mari kita Rayakan Natal tahun ini dengan konsep yang baru.Yakinkan bahwa Yesus sudah lahir dalam hati kita sebagai Juruselamat kita. maka kelak kita akan berjumpa bersama-sama dengan Tuhan Yesus di Surga.

 

Download Template Joomla 3.0 free theme.