STAKN Manado

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

Rakernas Kementerian Agama Tahun 2017

Sesuai dengan rencana kerja Kemanterian Agama (Kemenag) Tahun 2017 maka Kemenag  menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan mulai hari Minggu, 26 Februari 2017 sampai dengan Selasa, 28 Februari 2017 di Ancol , Jakarta Utara. 

Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd., turut menghadiri  Rakernas dimaksud. Rakernas ini dihadiri juga oleh Pejabat Kemenag Pusat dan Daerah yang berjumlah 256 orang. Juga turut mengundang Ketua Majelis Agama, Pimpinan Komisi VIII DPR RI, Pimpinan Komite III DPD RI, Deputi Bidang Agama dan Pendidikan Kemenko PMK dan Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan KemenPPN/Bappenas.

Secara umum Rakernas bertujuan untuk menyamakan presepsi dalam rangka meningkatkan komitmen untuk mensukseskan program Kemenag Tahun 205-2019. Namun secara khusus Rakernas ini bertujuan yang pertama untuk memantapkan pelaksanaan program Kemenag tahun 2017, kedua untuk mempertajam penyusunan program Kemenag tahun 2018, ketiaga untuk melakukan evaluasi kerja tahun 2016, keempat untuk meningkatkan tat kelola kepemerintahan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani dan yang kelima untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag.

Kegiatan Rakernas ini dibagi dalam dua bentuk yaitu sidang pleno dan sidang komisi. Sidang pleno akan di isi dengan penyampaian empat materi utama sedangkan sidang komisi akan membahas tiga topik yang di bagi kedalam tiga komisi.

 Rakernas Kemenag Tahun 2017 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, yang dalam sambutannyamengajak agar bersama-sama mengembalikan esensi Agama yang sebenarnya yakni menjaga diri sendiri dan orang lain, juga memanusiakan manusia, agar memperbaiki diri, lingkungan dan juga semua kehidupan serta mengupayakan kerukunan hidup antar umat agar kualitasnya membaik karena hakikat Agama adalah untuk memberi. (cg)

STAKN Manado di Sidang Tahunan SAG Sulutteng Tahun 2017

Jumat, 24 Februari 2017 Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado mendapat kesempatan untuk mengikuti Sidang Tahunan SAG Sulutteng Tahun 2017 bertempat di  Jemaat “Betlehem” KGMPI Desa Tempok Kec. Tompaso Kabupaten Minahasa, yang pelaksanaannya mulai 23 Februari 2017 sampai dengan 26 Februari 2017.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado Dr. Jeane M. Tulung S.Th., M.Pd., didampingi Wakil Ketua 2, Olivia C Wuwung, S.T., M.Pd., dan Wakil Ketua 3 Farno B. A. Gerung, M.Th. yang hadir dalam persidangan ini diberikan kesempatan untuk menyampaikan salam sapa untuk seluruh peserta persidangan.

Dalam kesempatan ini, Ketua STAKN Manado menyampaikan tentang keberadaan STAKN yang merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri yang ada di Sulawesi Utara. Ketua STAKN juga memaparkan tentang Jurusan-jurusan yang ada di STAKN Manado baik Program Sarjana maupun Pascasarjana dan juga terkait dengan biaya kuliah yang ada.

Sebelum mengakhiri kesempatan yang diberikan, ditayangkan video yang berisi gambaran STAKN Manado mulai dari Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dan juga fasilitas-fasilitas yang ada. Mengakhiri kesempatan yang diberikan Ketua STAKN Manado menyampaikan “Selamat Bersidang”.

Pesidangan ini diikuti Ketua-ketua Sinode dan Ketua Pucuk Pimpinan Gereja-Gereja yang merupakan anggota SAG diantaranya KGPM, GKLB, KGMPI, GMIST, GPIBT, GERMITA, GMPU, GMIBM, GPID, GPIG, GKST, GMIM, GPIBK, dan dihadiri juga oleh Mitra SAG. (cg)

 

 

 

Kuliah Umum STAKN Manado

Umum yang merupakan kuliah perdana semester genap Tahun Ajaran 2016/2017 diselenggarakan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado pada hari Rabu, 8 Februari 2017 bertempat di Gedung Rektorat Lantai 1. Kuliah umum dengan  mengangkat tema “Peran Civitas Akademika Dalam Pembangunan Bangsa Menghadapi MEA”, mengundang Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE., sebagai pembicara.

Hadir dalam Kuliah Umum Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Asiano Gamy Kawatu, SE., M.Si., serta jajaran Pemerintah Provinsi, Sekjen Sinode Am Suluttenggo, Pdt. Lamberty Mandagi, M.Th., Pejabat di lingkungan STAKN,   Dosen luar biasa (DLB), Dosen tetap non PNS, Dosen PNS, Tenaga Kependidikan, dan seluruh mahasiswa baik program sarjana maupun pascasarjana serta tamu undangan lainnya. 

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars STAKN Manado dan kemudian dibuka dengan doa oleh Sekjen Sinode Am Suluttenggo. Seusai doa Ketua STAKN Manado Dr. Jeane Tulung S.Th., M.Pd., memberikan sambutan, dan dalam sambutannya Ketua menyampaikan merasa bangga dan bahagia karena boleh bersama dengan Gubernur Sulawesi Utara setelah beberapa kali mengundang Gubernur. Bahkan pada desember 2016 seluruh sivitas akademika menunggu dengan setia kehadiran Gubernur namun akhirnya diperoleh informasi bahwa Gubernur tidak dapat hadir karena mendadak harus ke Jakarta.

Ketua STAKN dalam sambutannya juga melaporkan progres STAKN Manado mulai dari diresmikan pada tanggal 14 juni 2008 oleh Menteri Agama RI di Gedung Christian Center sampai dengan pembangunan guest house dan gedung pertemuan yang masih dalam  proses penyelesaian, yang mana semuanya itu tidak lepas dari bantuan Bapak Olly Dondokambey, SE.

Ketua juga menyampaikan jurusan-jurusan yang ada di STAKN Manado mulai dari Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) dengan konsentrasi Manajemen Pendidikan Kristen, PAK Anak dan PAK Remaja/Pemuda, Jurusan Teologi dengan konsentrasi Teologi Sistematika dan Biblika, Jurusan Pastoral Konseling, Jurusan Pendidikan Musik Gereja, Prodi S2 PAK dan Teologi, Prodi S3 PAK dan Teologi. Serta jumlah mahasiswa yang mencapai lebih dari seribu orang, dan berasal dari berbagai wilayah bukan hanya dari Sulawesi Utara, tetapi juga berasal dari Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua dan beberapa Provinsi lainnya.

Mengakhiri sambutannya Ketua menyampaikan terimakasih untuk bantuan Gubernur terkait dengan proses alih status STAKN menjadi IAKN dan memohon bantuan dan dukungan agar mimpi besar menjadi IAKN segera terwujud.

Seusai sambutan Ketua STAKN Manado, Gubernur Sulawesi Utara memaparkan materi sesuai dengan tema “Peran Civitas Akademika Dalam Pembangunan Bangsa Menghadapi MEA” dan kemudian kegiatan ini di lanjutkan dengan penyerahan sindera mata dan foto bersama. (cg)

 


 

Peran Civitas Akademika Menghadapi MEA Oleh Gubernur SULUT

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE. menjadi pembicara kuliah umum dengan tema “Peran Civitas Akademika Dalam Pembangunan Bangsa Menghadapi MEA”, yang di selenggarakan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado pada hari Rabu, 8 Februari 2017 bertempat di Gedung Rektorat Lantai 1.

Mendahului materi yang disampaikan, Gubernur memberikan tanggapan terkait dengan kutipan yang diangkat moderator dari buku yang di tulis oleh Gubernur. Gubernur menyatakan bahwa Politisi adalah sarana keselamatan. Terbentuknya negara karena ada politik, jika tidak ada politisi tidak terbentuk negara karena tidak ada yang membuat aturan, yang artinya hidup di negara barbar. Gubernur juga menambahkan terkait sejarah pancasila untuk menyamakan presepsi dengan semua peserta yang ada.

Gubernur menegaskan kepada peserta bahwa jangan takut jadi politisi, orang-orang Kristen yang pintar, yang punya daya juang sudah tidak mau menjadi politisi dan hanya mau mengurusi soal ekonomi saja. Bagaimana mau menjaga kepentingan warga gereja kalau tidak mau terlibat secara langsung. Sama halnya dengan STAKN, jika tidak ada orang kristen maka STAKN tidak ada. STAKN ini berdiri karena banyak perjuangan ungkap Gubernur.

Memaparkan terkait dengan tema yang diangkat, Gubernur mengawali dengan menjelaskan maksud dan tujuan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), dampak positif dan manfaat MEA, hambatan dan resiko yang ditimbulkan serta kesiapan dan tantangan Indonesia dalam perjanjian MEA.

Menyikapi dampak yang di timbulkan MEA, Gubernur menyatakan bahwa STAKN berperan untuk menyiapkan tenaga-tenaga muda dalam rangka bersaing dengan tenaga dari luar negeri bukan hanya dari sudut teknologi, tetapi dari sudut pemahaman Alkitab agar jangan terjadi penyesatan dalam pengajaran.

Gubernur menambahkan belajar dari pemimpin-pemimpin dunia, banyak yang berlatarbelakang sebagai ahli teologi. Gubernur berpesan “Belajar betul Teologi Kita bisa belajar semua ilmu, Semua ilmu ada disini”.

Untuk menghadapi MEA Indonesia memiliki strategi dengan mengamankan pasar produk dalam negeri, memperkuat daya saing global serta penguatan ekspor. Berkaitan dengan penguatan daya saing global, hal ini berkaitan dengan kampus-kampus termasuk STAKN. STAKN menjelang peralihan ke Institut diharapkan juga mempersiapkan jurusan yang berkaitan dengan teknologi informasi ungkap Gubernur. Beliau mengatakan bahwa Pemprov (Pemerintah Provinsi) akan membantu dari sisi perangkat kerasnya dan perangkat lunak. Era persaingan global tidak lepas dari teknologi dan informasi.

Strategi Pemerintah Sulawesi menghadapi MEA turut diilhami oleh konsep tri sakti yang digaungkan Bung Karno (Presiden RI pertama) yakni “terwujudnya sulawesi utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya”dan dengan 7 misi (sapta cita).

Gubernur mengakhiri pemaparannya dengan memaparkan peranan Mahasiswa dan Dosen. Peranan dari Mahasiswa saat ini yaitu dengan menyadari pentingnya Soft Skill dan Hard Skill untuk dikuasai guna mendapatkan karir yang lebih baik. Hal ini akan didorong terus oleh pemerintah Provinsi, misalnya dengan mengirim mahasiswa yang baru tamat untuk belajar keluar negeri.

Sedangkan peranan Dosen yaitu dengan mentransformasikan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai kepada mahasiswa. Dosen jangan pelit mengajar mahasiswa karena proses belajar ini dua arah dan harus berjalan terus, “dosen kong mo rasa bos” ungkap Gubernur.

Pemaparan oleh Gubernur Sulawesi Utara ini didampingi Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Asiano Gamy Kawatu, SE., M.Si. dan dimoderatori oleh Dosen STAKN Manado Dr. Max Ruindungan. (cg)



 

Pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat STAKN Manado

Kamis, 2 Februari 2017 dilaksanakan Rapat Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAKN) Manado yang dilaksanakan di Ruang Rapat Ketua STAKN Manado. Agenda rapat ini yaitu untuk memilih Ketua dan Sekretaris Senat STAKN Manado.

Hadir dalam rapat ini Ketua STAKN Manado, Dr. Jeane M. Tulung, S.Th., M.Pd, Wakil Ketua Satu Drs. Paultje P. Tampa, M.Si., Wakil Ketua Dua Olivia C. Wuwung, ST., M.Pd., Wakil Ketua Tiga Farno B. A. Gerung, M.Th, Direktur Pascasarjana Dr. Art S. Thomas, Ketua Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK) Sugijanti Supit, S.Th., M.PdK., Ketua Jurusan Teologi Anita I. Tuela, M.Th, Ketua Jurusan Pastoral Konseling Agnes B. J.Raintung, M.Th, Ketua Jurusan Pendidikan Musik Gereja Alrik Lapian, S.Th., M.Sn., dan juga dua orang calon yang akan dipilih Christie Garry Mewengkang, SE, M.Pd. dan Leonardo Caesar Dendeng, M.Si.

Pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat STAKN Manado dilangsungkan dengan pemungutan suara, dan terpilih sebagai Ketua Senat STAKN yaitu Christie Garry Mewengkang, SE, M.Pd. dan Sekretaris Senat STAKN Leonardo Caesar Dendeng, M.Si. (cg)

Download Template Joomla 3.0 free theme.