STAKN Manado

Deutschland online bookmaker http://artbetting.de/bet365/ 100% Bonus.

SHARE PENGALAMAN DAN VISI DIRJEN BIMAS KRISTEN YANG BARU

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag)  Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si., awalnya direncanakan memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado. Namun saat mengawali pemaparannya Dirjen Bimas Kristen menyampaikan permohonan maaf tidak akan memberikan kuliah umum pada saat ini dan hanya lebih kepada share pengalaman dan juga beberapa hal terkait dengan tugas-tugas sebagai Dirjen Bimas Kristen yang baru dilantik, yang salah satu tugasnya yaitu membina Pendidikan Tinggi Kristen yang ada di Indonesia.

Dirjen mengawali pemaparannya dengan memperkenalkan diri bahwa beliau datang dari luar lingkungan Kementerian Agama. Beliau memiliki homebase di Kemenristek Dikti dan sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Matematika Model di Universitas Patimura Maluku. Beliau juga menceritakan sedikit pengalamannya yang sebelumnya adalah sebagai Rektor Universitas Patimura sampai dengan Tuhan menempatkan beliau di Kementerian Agama, di Dirjen Bimas Kristen.

Dua tugas pokok utama Direktorat Jenderal Bimas Kristen adalah membimbing masyarakat dan kelembagaan kristen dan yang kedua membimbing atau mengembangkan pendidikan kristen di Indonesia. Dirjen menyatakan bahwa beliau akan membagi porsi prioritas yang lebih besar pada bidang pengembangan pendidikan Kristen. Karena beliau berasumsi bahwa pembinaan umat atau tugas keagamaan sudah banyak dilakukan oleh Gereja tapi kemudian Gereja mengabaikan pendidikan. Kalaupun mengembangkan pendidikan masih dalam taraf kepentingan Gereja saja, tidak pernah memikirkan bahwa pengembangan pendidikan Kristen adalah upaya  untuk mempersiapkan generasi baru (generasi muda) Kristen untuk kemudian bisa berkembang dan berperan dalam pembangunan Bangsa.

Salah satu yang paling dekat untuk dikerjakan adalah mempercepat proses transformasi STAKN, STAKPN, menjadi Institut dan beliau menyatakan bahwa beliau mempunyai visi kedepan, paling tidak dari tiga yang sudah bertransformasi ke institut satu atau dua bisa segera bertransformasi menjadi Universitas Kristen. Dirjen Bimas Kristen menyatakan bahwa merasa senang mendengar laporan Ketua STAKN Manado Dr. Jeane M. Tulung, S.Th.M.Pd., terkait kesiapan STAKN dalam sepuluh tahun terakhir. Sepuluh Tahun tapi kemudian bisa bertransformasi dengan cepat, mudah-mudahan kemudian bisa bertransformasi lagi menjadi universitas ungkap beliau, serta menjadi harapan kita bersama. Beliau menambahkan bahwa “yang penting adalah kesiapan kita” dan beliau akan mengalokasikan dari sebagian dana yang dikelola oleh Ditjen dan digeser untuk tiga STAKN, STAKPN yang akan bertransformasi.

Dalam kesempatan ini juga Dirjen Bimas Kristen menampaikan keyakinannya bahwa Tuhan punya maksud menempatkan beliau di posisi saat ini untuk memperbaiki sistem yang mana banyak lulusan dari perguruan tinggi kristen yang ada, saat diteliti ijasah yang dikeluarkan tidak bisa digunakan atau tidak diakui oleh pemerintah. Beliau mengatakan bahwa hal ini sudah terjadi namun harus diperbaiki oleh sebab itu beliau menyatakan bahwa “tidak ada lagi ijin pembukaan program studi S1, S2, S3 untuk sekolah-sekolah tinggi teologia yang bukan Negeri”.

Mengakhiri pemaparannya Dirjen Bimas Kristen memberikan beberapa catatan untuk seluruh yang hadir pertama beliau merasa senang boleh bertatap muka dengan civitas STAKN Manado, serta menyampaikan terimakasih beliau kepada seluruh penggagas terbentuknya STAKN Manado dan terus berdoa agar STAKN Manado bisa terus bergerak menjadi yang terbaik di Manado dalam kekristenan yang memang menjadi label dari Sekolah Tinggi ini. Kedua beliau berharap agar seluruh civitas memiliki kekompakan, menjaga baik-baik institusi ini dan apa yang akan dilakukan kedepan. Dan yang terakhir beliau menyampaikan bahwa semua infrastruktur sudah baik dan semoga kedepan mahasiswa STAKN bisa diserap oleh pasar. (cg)

Download Template Joomla 3.0 free theme.